Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.

Puncak Buring Indah Blok B4-33
CitraGarden City Malang
Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6285877999788
email: amiexs@gmail.com
ig: @amiexz

Facebook : Hilkast Bird Farm
Hilkast BirdFarm
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Kamis, 12 Maret 2020

Exotic XIX

Entah ini sudah berapa kali saya posting Exotic XIX, karena memang idukan ini tidak akan bosan untuk selalu diulas.
Exotic XIX merupakan salah satu indukan dan peranakan asli HilKast BF. sudah menggunakan dua ring kanan dan kiri. FYI mungkin HilKast BF adalah Farm pertama di Indonesia yang menggunakan dua ring kanan dan kiri, mungkin untuk selengkapnya bisa diulas di topik tersendiri. Saat foto diambil, posisi ekor di kisaran 28cm dan perupakan ekor terpanjang sampai saat ini dan setelah lebih dari 4 kali ngurak, ekor telah ebebrapa kali mengalami panjang dan susut, kebetulan saja foto diatas dan dibawah merupakan saat ekor tumbuh terpanjang. dan saat ini (12-03-2020) posisi panjang ekor di angka 26, sekian cm.
  

Meskipun telah menginjak usia yang sudah terbilang mapan, namun sampai saat ini sedikit anakannya yang survive, hal ini terlihat dari angka ring yang masih diangka 17, artinya ada 17 anakan survive yang dihasilkan oleh Exotic XIX, jadi yang sudah merasa pesan mohon agar bersabar hehehehehe. 
Mungkin apa yang dokatakan orang ada benarnya, kalau banyak anakan tingkat prestisiusnya jadi berkurang.... karena Exotic XIX merupakan indukan dengan paket komplit. Volume diatsa rata-rata, bahkan setelah saya bertandang ke banyak farm, tetap tidak ada yang bisa mengungguli volume Exotic XIX, kecuali dengan sesama saudara ring Exotic nya. Berikutnya untuk produk lokal, ekor 28CM merupakan ukuran yang sangat panjang. an yang terakhir adalah ukuran tubuh yang diatas rata-rata. jika disandingkan dengan murai batu lain, Exotic XIX nampak seperti seekor penguasa dikalangan murai yang lain.

Senin, 09 Maret 2020

TanpaNAMA


Tidak akan bosan untuk membicarakan indukan ini. telah lama TanpaNAMA menjadi penghuni di gubuk HilKast BF. dan dari semua indukan ber kode Ring Fam saya, TanpaNAMA merupakan satu-satunya bruung engan menggunakan satu ring yang masih berkode AMIEXS MLG, sementara indukan-indukan yang lain telah mnggunakan dua ring dengan satu kode Hilkast BF dan satu kode lain adalah inisial dari induk, yang artinya bahwa TanpaNAMA merupakan indukan tertua saat ini yang menghuni HilKast BF, karena semua indukan yanga ada saat ini merupakan regenerasi dari burung saya terdahdulu


Sulit untuk mengatakan berapa usia TanpaNAMA saat ini, namun yang jelas usia berada diatas delapan tahun, dan saat ini telah mengalamai pasang surut produksi dan juga panjang susut ekor, saat ini terpantau ekor berada di kisaran 24 cm lebih meski saya belum mengukur ulang, namun prestasi terpanjang ekor berada diposisi 25,5 cm
Begitu pula produksi juga mengalami pasang surrt dan sudah berkali-kali berganti pasangan, sampai saya juga tidak dapat menghitung sudah berapa kali TanpaNAMA berganti pasangan.
Terhitung tahun 2018 TanpaNAMA sempat say tarik dari kandang karena tidak kunjung menghasilkan keturunan, meskipun telah diganti beberapa kali pasangan betinanya. akhirnya diputuskan untuk dicoba kembali di lapangan.... karena memang dasarnya TanpaNAMA adalah burung lapangan yang pilih tanding.
Tidak lama setelah diangkat kinerja TanpaNAMA dilapangan membuahkan hasil, beberapa kali lomba bergensi merebut juara. namun sayang karena memang bukan saya sendiri yang menurunkan, sehingga prestasi-prestasinya tidak terdokumentasi dengan baik. berikut dibawah ini adalah dokumentasi satu dari sekian banyak prestasi yang ditorehkan TanpaNAMa sebelum pertengahan 2019 akhirnya saya putuskan untuk kembali masuk kandang dan menjadi seorang bapak.


Saat ini pasangan TanpaNAMA adalah keponakan dari Exotic XIX, tepatnya adalah anak dari adik betinanya. dan saat ini sudah beberapa kali produksi. 
FYI... TanpaNAMA adalah tipikal induk yang protektif terhadap telur dan anaknya.
Apabila pasangannya sedang ebrtelur atau merawat trotol, sata kita mendekti ada gelagat untuk mendekati gowok tempat anaknya, dengan spontan TanpaNAMA langsung melabrak dan menantang, seolah mengusir dan menghalau kita untuk menjauhi telur atau anaknya.
Semoga TanpaNAMA bisa produksi sampai tua dan mengeluarkan anakan-anakan berbakat karena sudah banyak sekali anakan TanpaNAMA yang moncer dilapangan.

Senin, 21 Januari 2019

Poligami

 Dalam menangkar Murai batu banyak hal yang bisa dilakukan, tidak ada yang mutlak benar dalam soal menangkar, bukan seperti ilmu pasti seperti matematika, dimana 1 + 1 selalu menghasilkan dua, dalam breeding banyak hal dapat dilakukan, kita bisa berekspresi sesuka kita, mencari cara baru dan metode baru, hal tersebut sah-sah saja dilakukan, dan apabila cara tersebut berhasil, artinya kita telah berhasil dalam menangkar, meski cara tersebut anti mainstream dan tidak umum dilakukan oleh penangkar yang lain.

  Poligami biasa diterapkan oleh sebagian peternek sebagai alternatif dan variasi dalam beternak murai batu, alasannyapun berbagai macam, dari mulai mendorong produktifitas, kelebihan betina, sampai trial and error kualitas keturunanya. dan masih banyak lagi yang lain, begitu juga bagi saya, kenapa sebagian induk saya menggunakan sistem poligami adalah?

  1. mendapatkan genetik yang kuat terutama ekor panjang
  2. melakukan analisa dengan pasangan manakah jantan atau betina menularkan genetik yang baik kepada anaknnya.
  3. mempercepat produktifitas.
  4. opsi karena terlalu banyak stok betina yang telah siap
  5. memilih betina dengan genetik terbaik untuk dipasangkan dengan satu induk yang sesuai.
diatas beberapa alasan mengapa menerapkan metode poligami, namun tidak selamanya poligami bagus, beberapa menjadi masalah tersendiri manakala pejantan terlalu diforsir untuk dipoligamikan dengan beberapa betina sekaligus, alhasil, jantan menjadi lemah dan rentan terkena penyakit, bahkan tidak jarang berujung kematian. Sifat natural burung yang selalu menekankan nafsu tanpa akal membbaut mereka selalu mengawini betinanya manakala dimasukkan ke kandang dengan betina yang berbeda, kondisi semacam ini jika tidak disiasati dengan cerdik akan merugikan penangkar sendiri. 

jadi bagi para sahabat penangkar, silahkan berkreasi semaksimal mungkin dalam mengeksplorasi murai batu, saya yakin dengan tangan dingin dan kreatifitas kita, akan menemukan strain baru murai batu yang unggul.

Kamis, 30 Agustus 2018

TanpaNAMA Sepertinya Akan Lama Diluar Kadang





TanpaNAMA, diangkat untuk sementara, foto diatas adalah saata baru diangkat dari kandang. berada disangkar merupakan pengalaman yang baru bagi TanpaNAMA, hal ini dapat dimaklumi karena memang sejak dari trotol, TanpNAMA saya masukkan kedalam kandang, dan sampai sejauh ini sudah banyak keturunan yang dihasilkan, banyak pula yang sudah menyabet sederet prestasi prestisius.

tidak mau kalah dengan anak-anaknya, TanpaNAMA saya coba untuk lomba, semoga saja bisa moncer seperti anak-anaknya. dan sepertinya akan lama berada diluar kandang untuk melanglang buana.....

Rabu, 17 Januari 2018

TanpaNAMA Profil 2018


TanpaNAMA, merupakan satu-satunya induk dengan ring lama saya (AMIEXS MLG) saat itu belum kepirian untuk menggunakan dua ring, baru sekitar akhir 2011 saya menggunakan dua ring, jadi usia TanpaNAMA sendiri sekitar 6,5 tahun, usiaa yang sudah mapan untuk seekor murai batu, kaki masih basah dan juga tidak ada tanda-tanda bersisik. TanpaNAMA merupakan indukan yang juga sangat produktif, dengan anakan-anakan yang sudah banyak berprestasi.
TanpaNAMA memiliki panjang ekor sekitar 25cm, namun saat ngurak terakhir ternyata susust sehingag menjadi sekitar 24cm saja, foto diatas adalah kondisi setelah ngurak terakhir sekitar dua bulan lalu, saya juga heran mengapa semua indukan di Farm saya setelah ngurak terakhir ini susut, dari Exoric XIX, Stardust, dan yang terakhir TanpaNAMA

Ada cerita tersendiri mengenai nama yang saya sematkan pada induk ini, awalnya saya tidak memiliki nama apapun untuk indukan ini, dan TANPANAMA adalah nama dari induk yang lain, seekor murai batu mapan dengan segudang prerstasi milik seorang sahabat asal Surabaya yang saya bantu untuk ternakkan. saat saya bertanya mengenai nama murai tersebut, karena saya sudah menggunakan dua ring saat itu, satu ring adalah penangkaran saya yaitu HilKast Bird Farm, dan satu lagi dalah ring induk, maka saya harus tahu nama indukannya, namun sahabat tidak bersedia memberikan nama burung yang sudah melanglang buana di tahun 1990an tersebut, karena khawatir banyak pemain lama yang kenal dengan belaiu menjadi penasaran kembali, dan sengaja saya juga tidak menyebutkan nama sahabat dari Surabaya tersebut sebagai salah satu privasi beliau.

Alhasil TANPANAma hanya bertelur sampai 4 saja dan hanya dua ekor yang survive, satu saya simpan dan satu saya serahkan kepada sahabat asal Surabaya tersebut, karean saat itu TANPANAMA sudah mati karena usia yang terlalu tua, bahkan sampai sudah tidak bisa lagi terbang tinggi.

Saat itu saya sudah terlanjur pesan ring TanpaNAMA dalam jumlah banyak, saya berpikir sayang jika harus dibuang, dan saya berpikir induk ini belum memiliki nama, maka saya bulatkan tekad untuk menggunakan ring TanpaNAMA untuk anakan indukan ini, sejak saat itulah nama induk ini menjadi TanpaNAMA
Pasangan betina dari TanpaNAMA ini adalah anakan Sihitam, lagi-lagi seekor burung legendaris dari Aceh dengan sedugang prestasi, sayang saya belum sempat mengabadikan anakan Si Hitam tersebut. dengan anakan betina Si HItam, besar harapan saya bisa mencetak seekor murai batu dengan ekor yang panjang, namun juga bisa digunakan untuk lomba. 

Selasa, 16 Januari 2018

Stardust Profil 2018


Awal Foto lebih bagus seperti ini, agar semua menerka-nerka seperti apakah bentuk sebenarnya dari Stardust. 
untuk ukuran body, Stardust tidak terlalu besar, juga tidak kecil, memiliki bentuk tubuh yang tanggung, namun atraktif, merupakan salah satu induk yang PALING FAMILIAR dengan manusia, namun dibilang jinak juga tidak, bentuk tubuh dan katuranggan yang bagus serta burung dengan bunyi paling rajin, siapapun yang lewat didepan kandangnya pasti akan disapa dengan ramah sambil manggut-manggut. untuk panjang ekor tidak perlu diragukan, meski saat ini ekor susut saat ngurak terakhir, namun masih memiliki panjang kurang lebih 24cm dari awalnya yang 25++


Stardust merupakan salah satu induk di HilKast Bird Farm yang paling mudah dipoligami, tipe indukan yang sabar dengan betina, setiap ada betina dalam sangkar yang lewat kandang, dengan merdu mendayu Stardust mengeluarkan rayuan mautnya dan bisa dibilang hampir semua betina langsung klepek-klepek dan ngeper untuk minta kawin.
tidak hanya itu, meski betina masih belum siap dan sangat muda, Stardust dengan sabar mendampingi betina dan mengajarkan betinanya, sehingga betina yang sebelumnya tidak siap, bisa segera siap didampingi Stardust ini, dan sudah puluhan betina tembean dari usia 6 bulan yang sukses dipasangkan dengan Stardust. gaya merayu dan memancing betina untuk segera birahi merupakan trik dari Stardust dan merupakan ciri spesial dari induk ini. 

Video diatas saya ambil saat aan memasukkan Stardust dalam kandang pasangannya yang baru
FYI seperti saya sampaiakn diatas, Stardust merupakan salah satu indukan yang paling mudah dipoligami dan karena kandang sejak awal tidak dipersiapkan untuk poligami, maka tidak ada pintu poligami sebagaimana kandang-kandang penangkar lain yang memang dibuat untuk poligami dan disematkan pintu poligami.
Namun, bukan Stardust jika susah untuk berpindah kandang dari pasangan satu ke pasangan yang lain, hanya bermodal sangkar, cukup bagi Stardust untuk berpindah tempat, saya biasa menggunakan sangkar untuk memindahkan stardust dari kandang satu kekandang yang lain. Tidak perlu waktu lama begitu sangkar dibuka, pintu kandang dibuka, tidak sampai satu menit Stardust sudah masuk sangkar. dan seperti paham dan tahu jika akan disatukan dengan pasangan baru, dengan riangnya Stardust bercekkoteh disangkar. 
Tidak meemrlukan waktu lama, begitu berpindah kandang jika betina telah saip, perkawinan langsung terjadi seketika itu juga, Video diatas menunjukkansaat Stardust berpindah kandang, agak ribet ambil videonya karena satu tangan memegang sangkar dan tangan yang lain memegang hape. 

Pernah sekali Stardust lepas dari kandang, namun begitu saya tidak merasa khawatir atau cemas apabila |Stardust akan pergi jaug, yang saya khawayirkan justru kucing yang mengintai, dan alhamdulillah hal itu tidak terjadi, dan saat lepas Stardust dengan asyiknay merayu betina-betina dikandang lain, mesi didalamnya ada pejantan, dan setelah bosan, saya buka pintu kandangnya, dan Stardust kembali masuk kekandangnya semula.

Kamis, 11 Januari 2018

Exotic XIX Profil 2018



Exotic XIX (Exotic sembilanbelas) itulah nama yang saya sematkan untuk Indukan saya yang satu ini, merupakan keturunan exotic dengan ring 19, oleh karena itu saya menamakan Exotic XIX.
Burung ini merupakan satu-satunya trah langsung dari Exotic yang saya simpan, selebihnya sudah menyebar di berbagai daerah, dan ada juga yang lepas. beberapa saya berusaha Take over kembali, namun karena belum rezaki saya, maka burung burung tsersebut masih setia di tuannya, he he he sementara yang berhasil saya buy back malah lepas, 

Exotic XIX saat ini sudah berusia sekitar 4,5 sd 5 tahunan. usia yang terbilang sudah sangat mapan untuk menjadi indukan. Namun sayang, anakannya tidak semapan usia induknya, karena saat ini masih segelintir saja anakan dari Exotic XIX, mungkin karena saya terlalu selektif untuk memilihkan pasangan, sehingga sangat jarang menemukan pasangan yang tepat. 

alhamdulillah dengan pasangan betina anakan Buldozer, Exotic XIX mulai kembali produksi dan semoga anakan dapat prospek kedepannya seperti halnya Exotic XIX
berikut dibawah ini adalah foto foto Exotic XIX mulai dari trotol sampai dengan dewasa saat ini.



Foto diatas saya ambil jika tidak salah pada usia 2 bulanan, sudah berani dengan murai dewasa, diletakkan didepan kandang penagkaran. dikelilingi oleh Murai Murai dewasa, mental trotol ini tidak ciut, usia masih muda, namun fighternya sudah nampak jelas, saat saya foto kondisi sedang ngeplay dan menantang jantan jantan dewasa yang berada dalam kandang penangkaran.


Foto diatas saya ambil usai 8 bulanan atau lepas trotol. dalam foto diatas sudah nampak Exotic XIX memiliki katuranggan yang bagus, bentuk tubuh yang ideal, sangat besar dan bongsor untuk ukurannya, dan memang Exotic XIX merupakan Muraidengan body terbesar di penangkaeran saya, didukung oleh dada yang lebar serta bidang, tal ayal, suara Exotic XIX juga menggelegar melebihi murai-murai yang lain, bagi teman-teman yang pernah mampir dan melihat penampakannya dipenangkaran saya pasti akan sependapat.
Dengan body yg besar, lepas trotol dengan panjang ekor 24cm nampak sangat pendek ekornya, karena tertutupi oleh body bongsornya.

usia 1 tahun seperti penampakan foto atas, Exotic XIX makin terlihat gagah, serta mental yang kuat tidak mundur sedikitpun dengan jantan-jantan dewasa, termasuk bapaknya yang berada dalam kandang penangkaran. 

Awal saya masukkan kandang,penangkaran, Exotic XIX nampak sedikit nerveous dengan lingkungan barunya, saya masukkan kandang usia sekitar 2,5 tahunan, dan saat ini belum da betina yang mendapmingi, karena saya belum menemukan betian yang benar benar cocok untuk doi. selang beberapa jam setelah dimasukkan, doi sudah mulai familliar dengan lingkungan barunya, artinya proses adaptasi berjalan dengan lancar



Foto diatas saya ambil sekiatr usia 3 atau 4 tahunan, saya juga lupa, persisi sebelum ngurak yang terakhir ini, saya ambil foto dela keadaan remang-remang minim pencahayaan, karena saat itu seingat saya memasuki waktu maghrib, dan Exotic XIX mulai mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat


penampakan diatas adalah foto terbaru yang saya ambil sekitar 2 atau 3 bulan yang lalu, saat saya angkat untuk saya poligami, maklumlandang saya tidak disiapkan untuk poligami yang dilengkapi dengan pintu poligami, *pintu poligami akan saya jelaskan pada artikel saya yang lain.

Dengan adanya pintu poligami, mau tidak mau saya harus akngat doi menggunakan sangkar, Alhamdulillah mungkin sudah insting dan karakter yang istimewa, tidak pelu waktu lama agar Exotic bisa masuk ke sangkar, begitu dibuka tidak lama langsung masuk, tabpa dipancing dengan serangga apapapun

Iseng saya pegang dan saya ukur, karena dalam pikiran saya, nanggung jika sudah di sangkar tidak dipegang dan ukur, maka nampaklah ekornya susut dari awal 28cm menjadi 25+
dari foto diatas mungkin jika tidak diukur banyak yang tidak percaya bahwa dengan ekor seperti itu masih mencapai 25+, hal tersebut sekali lagi karena body yang besar sehingga menutupi panjang ekornya, jika dihitung dengan tulang ekor yang masuk ke brutu, maka di peroleh panjang sekitar 26cm, 

Rabu, 10 Januari 2018

Exotic XIX Jr


Trotol anakan Exotic XIX yang saya simpan untuk regenerasi. saya foto trotol ini saat usia sekitar 17 hari, dari body nya sangat bagus dan proporsional, dengan tatapan mata jatam serta dada yang bidang, sampai saat ini menjadi satu satunya anakan Exotic XIX yang saya simpan, 

Kenapa saya namakan Exotic XIX, tidak lain adalah karena indukan dari trotol ini merupakan ring Exotic dengan nomor 19, oleh karena itu untuk mempermudah saya namakan saja Exotic XIX

secara tidak sengaja saya mengetahui bahwa satu ringnya lepas, mungkin masih terlalu besar, karena untuk ring penangkaran saya (HilKast BF) merupakan ring dengan ukuran 4,1 mm terlalu besar untuk mb usia dua minggu, selain itu sya memasangkan terlalu muda, saat usia masih 10 harian, tak pelak hal ini mneyebabkan ring menjadi terlepas saat burung sudah mulai banyak bergerak dan baru bisa nangkring, sementara ring induk (untuk trotol ini ring induk adalah Exotic XIX) saya pesan dengan ukuran 3,2 mm sehingga muat dan tidak terlepas. Fyi, saya menggunakan dua ring sejak 7 tahun yang lalu, sekitar pertengahan tahun 2010, dan ring saya sebelumnya hanya satu dengan nama AMIEXS MLG dan saat ini sudah tidak saya pergunakan.

Koleksi anakan dan cucu TanpaNAMA HilKast BF ...

Alhamdulillah  ternyata sampai saat ini sudah banyak anakan anakan produk HilKast Bird Farm yang berada di sahabat kicaumania. dan bersyukur pula ada banyak sahabat yang memberikan update terkini dari anakan anakan dari saya, kebetulan dibawah ini adalah beberapa anakan yang diupdate sama teman yang bisa saya tampilkan, mohon maaf bbagi teman teman fotonya saya pinjam dan untuk yang belum bisa saya tampilkan juga saya mohon maaf.



Foto diasat adalah betina anakan TanpaNAMA yang kebetulan dibeli orang sahabat dari Kudus, namun saatn ini saya dengar Mb ditake over oleh atasannya, semoga dimanapun berada bisa beranak pinak serta memberikan keturunan yang berkualitas, foto diambil saat masih lepas trotol dan kebetulan pula tidak diukur, jadi silahkan dikira-kira sendiri sebarap panjang ekornya, 



Foto diatas bukan langsung anakan TanpaNAMA, namun ini adaah cucunya, foto diberikan oleh seorang teman, dan menurut kabar posisi burung ada di Kediri, dan saya lihat burung ini bahkan lebih bagus daripada kakeknya (TanpaNAMA), dan menurut kabar pula sudah berprestasi.



Sebenarnya untuk anakan TanpaNAMA diatas cacat, matanya sakit akhirnya buta, saat ini dipelihara oleh seorangs ahabat di Kab.  Malang. cacat matanya tertutupi oleh ekornya yang termasuk panjang untuk ukuran lepas trotol, dan untuk informasi bahwa saat ini sudah produksi, dan menurut penuturan teman yang emmelihara, sudah mulai produksi sejak usia 6 atau 7 bulanan.



Foto diatas adalah anakan TanpaNAMA yang lain, dikirim oleh seorang sahabat, dan kebetuualn merupakan anakan anakan awal, sehingga saat ini sudah memiliki banyak keturunan. terakhir yang saya dengar bahwa burung ini juga rencanan dilepas oleh teman namun saya belum memperoleh info lanjutan apakah sudah terjual atau belum


Burung diatas adalah cucu TanpaNAMA yang lain, saya memperoleh foto dari seorang sahabat, foto diambil saat lepas trotol. 



Merupakan anakan TanpaNAMA termuda yang sudah lepas trotol, menurut seorang sahabat yang kebetulan juga berdomisili di Malang, burung kualitas bagus dan memiliki fighter yang kuat. 

anakan TanNAMA satu in juga dikoleksi oleh seorang sahabat saya di malang, kebetulan sekali burung ini pernah sekali lepas saat masih dorong ekor, dan jika masih rejeki memang tidak akan kemana, ternyata keesokan harinya burung ini kembali pulang ke majikannya.

Sicantik ini kebetulans aya koleksi sendiri sehingga bisa memantau perkembanganya lebih intens, saat ini sudah produk dan alhamdulillah sudah mulai produk sejak usai 6 bulan. merupakan salah satu pasangan poligami, karena di HilKast Bird Farm menerapkan sistem poligami.




Saya lupa betina anakan TanpaNAMA diatas diambil siapa, seekor betina bagus dan mumpuni menurut saya karena saya merawat sampai dengan lepas trotol, betina dengan tipikal gacor dengan pembawaab lagu yang variatif selayaknya jantan, 


Senin, 30 Januari 2017

Edisi Lupa.......

Saya sampai lupa ini anakan yang mana, yang jelas bahwa anakan ini sudah meluncur ke tuannya yang baru yang kebetulan saya juga lupa,... ha ha ha padahal masih dua bulan yang lalu kirimnya.......